Banjarmasin’s Artery
Tugas perdana SPA 1 di kampus
Latar Belakang
Pemilihan vi Tema awal yang saya pilih dalam pembuatan sculpture ini adalah Kebudayaan sungai di Banjarmasin berkaitan dengan “kota seribu sungai “ sebagai julukan dari kota Banjarmasin.
Dilatarbelakangi oleh pemikiran bahwa, terjadi perdebatan di media masa mengenai julukan “kota seribu sungai” bagi Banjarmasin (kota dimana saya tinggal). Sehingga sebagai wujud pengapdian terhadap daerahnya, saya berminat untuk mengangkat citra itu kembali melalui cerita tentang sungai itu sendiri yang saya sajikan dalam wujud 3 dimensi_ sculpture.
Sudah bukan merupakan rahasia umum lagi bila julukan kota seribu sungai memang melekat pada kota Banjarmasin. Mengingat keadaan alam yang terdapat banyak sungai dengan ratusan anak sungainya yang mengelilingi kota Banjarmasin. Namun pemandangan seperti itu kiranya sudah seperti barang langka. Kita tidak akan menjumpai sungai-sungai yang mengalir tenang lagi, sebagai gantinya sungai-sungai kering, kotor, dangkal, bahkan sungai yang mongering akan banyak kita temukan di Banjarmasin.
Kalimantan Selatan adalah salah satu provinsi yang memiliki potensi sumber daya alam yang kaya dan corak kebudayaan yang beraneka ragam. Salah satu dari potensi sumber daya alam tersebut adalah banyaknya sungai sungai besar dan kecil yang mengalir di daerah Kalimantan Selatan. Bagi masyarakat di Kalimantan Selatan sungai merupakan urat nadi bagi kelangsungan kehidupan warganya. Mereka menafkahi seluruh keluarganya memalui sungai, sungai merupakan mata pencaharian bagi mereka, selain itu sungai juga berfungsi sebagai sara transportasi dan tempat masyarakat Banjarmasin melakukan semua aktivitas MCK-nya. Kebudayaan sungai sangat kental terasa di daerah ini pada masa itu.
Karena beberapa alasan itulah saya mengangkat tema mengenai kebudayaan sungai tersebut. Dalam sudut pandang sungai sebagai urat nadi kota Banjarmasin. Urat nadi yang terletak tersembunyi di dalam tubuh manusia, seperti itulah gambaran sungai pada sculpture ini, sungai terletak di dalamnya.

Belum ada komentar.
Tinggalkan Balasan
-
Terkini
-
Tautan
-
Arsip
- Juni 2009 (1)
- Mei 2009 (1)
- April 2009 (3)
- Februari 2009 (2)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS