Vivelsia’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Pedih

Ahhh.. tangan ini tak sanggup tuk bergerak…

Kutulis.. dan kucoret lagi…

Kutulis lagi, lalu kucoret lagi…

Terbata-bata aku goreskan penaku

Tubuh ini renta tak kuasa menyapa

Ketika yang kucintai tersakiti…

Terjebak diam dalam sedihnya

Benarkah tak ada yang kulakukan??

Sesaat kupeluk erat tubuhnya

Memberi celah untuknya sedikit berbagi

Entahlah….

Hanya satu kalimat yang sempat terucap olehnya…

Kalimat yang serentak membuatku sangat lemah…

” Aku belum berbuat apa-apa untuk bapakku…”

Hmmmmm….

Gemetar tubuhku mendengarnya…

Kenapa harus sepedih ini??

Mei 16, 2009 - Posted by | my poem

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.